Kewaspadaan terhadap tautan pendek adalah hal yang sehat, bukan berlebihan. Justru karena tujuannya tidak terlihat, tautan pendek dipakai baik untuk keperluan sah maupun untuk penipuan — dan dari luar keduanya terlihat sama.
Berikut cara memeriksanya sebelum Anda mengambil risiko.
Periksa domainnya lebih dulu
Bagian sebelum garis miring adalah nama layanan. Domain yang tidak pernah Anda temui sebelumnya layak diperlakukan dengan hati-hati.
Perhatikan juga ejaan yang menyerupai layanan terkenal dengan satu huruf berbeda, huruf yang ditukar, atau tambahan tanda hubung. Ini teknik yang sangat umum dan sangat efektif karena mata cenderung membaca yang diharapkan, bukan yang tertulis.
Perhatikan konteks pengirimnya
- Apakah Anda memang mengharapkan tautan ini? Tautan yang datang tanpa diminta layak lebih dicurigai.
- Apakah pengirimnya menjelaskan isi tautan sebelum mengirimkannya?
- Apakah pesan mendesak Anda bertindak cepat? Desakan waktu adalah ciri paling konsisten dari penipuan.
- Apakah pesan meminta data pribadi, kode verifikasi, atau pembayaran?
- Apakah gaya bahasanya sesuai dengan pengirim yang Anda kenal? Akun yang diretas sering terdeteksi dari perubahan gaya menulis.
Poin ketiga layak ditekankan. Hampir semua penipuan mengandalkan korban yang tidak sempat berpikir. Kalau sebuah pesan membuat Anda merasa harus bertindak sekarang juga, itu justru alasan untuk berhenti sejenak.
Gunakan halaman pratinjau
Sebagian layanan menampilkan halaman antara yang memperlihatkan domain tujuan sebelum meneruskan.
Kalau layanan yang dipakai menyediakannya, halaman ini adalah kesempatan terakhir Anda memeriksa. Baca nama domainnya, dan tanyakan apakah masuk akal dengan isi pesan yang Anda terima.
Tanda bahaya setelah mendarat
Kalau setelah diteruskan Anda mendapati halaman yang meminta kata sandi, kode verifikasi, atau data kartu — berhenti.
Layanan yang sah tidak pernah meminta kode verifikasi lewat tautan yang dikirim orang lain. Kode verifikasi dirancang untuk memastikan bahwa Anda yang sedang masuk, bukan untuk dibagikan kepada siapa pun.
Perhatikan juga alamat halaman tujuan. Halaman palsu sering meniru tampilan persis sampai ke detail terkecil, tapi tidak bisa meniru nama domainnya.
Kalau terlanjur mengklik
Mengklik saja umumnya belum berbahaya, selama Anda tidak memasukkan data apa pun atau mengunduh berkas.
Langkah yang perlu diambil:
- Tutup halaman tanpa mengisi apa pun.
- Kalau sempat memasukkan kata sandi, segera ganti kata sandi itu di tempat aslinya — bukan lewat tautan tadi.
- Kalau sempat memberikan kode verifikasi, hubungi layanan terkait secepatnya.
- Kalau mengunduh berkas, jangan buka dan hapus.
Melindungi orang di sekitar Anda
Kelompok yang paling sering menjadi korban umumnya adalah yang paling jarang mendapat penjelasan.
Menjelaskan tanda-tanda ini kepada anggota keluarga yang kurang terbiasa dengan teknologi jauh lebih berguna daripada sekadar melarang mereka mengklik apa pun — larangan tanpa pemahaman akan dilanggar begitu ada pesan yang terasa penting.